Blog Saleh dan Emi

Ngumpulin tulisan yang berserakan

Pesan Pasukan Maut; Orang Syi’ah harus enyah dalam 48 jam

Posted by Saleh Lapadi pada Februari 8, 2007

Pesan Pasukan Maut; Orang Syi’ah harus enyah dalam 48 jam 

Pengusiran orang-orang Syi’ah yang berada di kawasan yang mayoritas penduduknya Sunni, merupakan masalah baru. Ribuan orang yang tinggal di sekitar Baghdad mendapatkan surat ancaman untuk meninggalkan tempat kediamannya. Bila selama 48 jam ke depan mereka tidak meninggalkan tempat itu, maka mereka akan dibunuh. 

Bunyi surat itu demikian: 

Dari pasukan maut kepada anjing Syi’ah Rafidhi! 

Kami memberikan ultimatum selama 48 jam kepada kalian untuk segera meninggalkan daerah ini. Bila tidak kalian indahkan, niscaya kematian akan mendatangi kalian. 

Ttd. 

Pasukan Maut 

Di Irak, kelompok-kelompok takfir memiliki nama yang bermacam-macam. Ada yang menyebut dirinya sebagai; pasukan maut, pendukung Ahli Sunah, pasukan Umar dan lain-lain. Kelompok-kelompok ini telah membunuh orang-orang Syi’ah tanpa memperdulikan laki-laki dewasa atau wanita dan anak-anak. Dengan ultimatum ini, mereka yang sempat meninggalkan kawasan tempat tinggalnya sampai dua hari ke depan memiliki kesempatan untuk menyelematkan diri dan keluarganya. 

Yang menarik dari sikap pasukan maut ini, sebagai gantinya mereka mengajak orang- orang Afghanistan yang Sunni. Hanya karena alasan berbeda mazhab, mereka memberikan tempat kepada orang-orang dari negara lain yang sama dengan mazhab mereka untuk tinggal bersama. 

Kelompok-kelompok ini berusaha keras untuk merubah komposisi jumlah penduduk Syi’ah dan Sunni di kota-kota sekitar Baghdad. Mereka memulainya dari daerah Hayyu al-‘Adl, Hayyu al-‘Amiriyah, Hayyu al-Ghazaliyah, Hayyu as-Sayyidiyah, al-Karkh. Di tempat-tempat yang telah disebutkan, mereka menghalalkan segala cara demi mencapai tujuannya.[Saleh L]

4 Tanggapan to “Pesan Pasukan Maut; Orang Syi’ah harus enyah dalam 48 jam”

  1. dhitos said

    Ya.. buat saya jadi merasa aneh saja.. sebuah perbedaan kok bisa sedemikian parahnya – bukan di Irak saja di Indonesiapun sepertinya juga sudah mengarah ke hal yang demikian.
    Sebuah keadaan seperti tanpa solusi dari 73 gol 1 yang benar – dan repotnya semua golongan meng’klaim’ sebagai kebenaran yang 1 itu dengan tanpa toleransi…walah.. saya yang awam ini kadang2 malah bingung – jadi ya ikut pak ustad atau pak Kyai yang bijak dan konsekwen terhadap ucap dan tindakannya aja deh.. apakah begitu ??

  2. Mas Dhitos,
    Saya melihat ini sebagai usaha memahami Islam yang pincang. Berlandaskan ayat-ayat jihad sepertinya ada justifikasi bahwa hanya dengan perbedaan keyakinan kita diperbolehkan melakukan tindakan kekerasan terhadap mereka yang berbeda. Padahal tidak demikian. Keyakinan tidak pernah menjadi sumber bagi sebuah tindakan lahiriah. Ini dapat ditelusuri dalam ayat-ayat yang menyebutkan bahwa Allah tidak akan menghancurkan sebuah desa atau tempat kecuali bila mereka melakukan kezaliman dan kehancuran. Ini semestinya menjadi aturan umum dalam melihat ayat-ayat jihad. Sekalipun seorang kafir, dia tidak berhak untuk ditindak secara keras apa lagi sampai membunuh. Kecuali bila dia melakukan keonaran. Itu pun harus sesuai dengan tingkat kesalahannya dia diganjar hukuman.
    Mas Dhitos,
    Ada hadis lain yang berbunyi sebaliknya bahwa dari 73 yang masuk surga hanya satu yang masuk neraka. Menurut saya ini lebih cocok. Dan satu golongan itu adalah mereka yang tidak konsekwensi dengan keyakinannya. Gimana…?

  3. dhitos said

    Pak Saleh, – paragrap terakhir setuju banget! dan itu kayaknya lebih cocok, karena setiap perbedaan itu harus disikapi dengan lebih arif, toh Tuhan dan Rasulnya juga sama.

  4. gitu dong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: