Blog Saleh dan Emi

Ngumpulin tulisan yang berserakan

Raja Abdullah; Terima kasih anda telah menghina Asyura!

Posted by Saleh Lapadi pada Februari 7, 2007

Raja Abdullah; Terima kasih anda telah menghina Asyura! 

Abdullah bin Abdul Aziz, raja Arab Saudi  bersama para petinggi negara menghadiri sebuah acara. Dalam acara itu, sang penceramah melecehkan Asyura. Hal ini membuat orang-orang syi’ah Arab Saudi tidak senang. 

Acara tersebut diadakan di istana kerajaan Al-Yamamah. Acaranya ditayangkan  langsung oleh chanel 1 TV Arab Saudi. Pertemuan ini dihadiri antara lain oleh raja Abdullah, mufti besar Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Ali as-Syeikh, pemimpin bidang penelitian ilmiah dan fatwa Arab Saudi, Syeikh saleh bin Muhammad al-Lahidan, ketua syura pengadilan tinggi dan seluruh ulama Wahabi. Penceramah pada acara itu adalah seorang ulama muda. Isinya ceramahnya mempertanyakan hakikat dan peristiwa Asyura. Katanya: “Sekarang kita berada di ambang hari Asyura, di bulan Muharam. Kita harus mengetahui hakikat mengenai hari ini. Kita harus berusaha menghapus kebohongan-kebohongan hari yang menyenangkan ini”. 

Ia menyebutkan bahwa puasa pada hari Tasu’a (9 Muharam) dan hari ke sebelas Muharam hukumnya sunah. Ditambahkan olehnya: “barang siapa yang berpuasa pada hari-hari tersebut maka ia telah mengikuti Rasulullah saw dan Nabi Musa as. Hari Asyura adalah hari di mana Allah menenggelamkan Firaun di sungai Nil dan menyelamatkan Nabi Musa as dan para pengikutnya”.  

Tanpa menyinggung syahadah Imam Husein as dan para sahabatnya di hari Asyura, penceramah membacakan beberapa ayat Al-Qur’an dan tafsirannya, ia menambahkan bahwa hari ini adalah hari besar, hari terjadinya peristiwa-peristiwa besar yang menggembirakan. Semua orang perlu tahu dan menjadikan hari ini sebagai hari kesenangan dan berpuasa. Ia bahkan mengajak hadirin untuk mempersiapkan dirinya mulai hari ini untuk berpesta pora di hari Asyura. Karena ungkapan ini, raja Abdullah berdiri menyambut penceramah dan mengucapkan terima kasih dan menciumnya.   Penayangan pidato semacam ini, di hari-hari ‘aza (kesedihan) Imam Husein as. melalu chanel 1 TV Saudi menyebabkan kemarahan orang-orang Syi’ah negara ini. Orang-orang Syi’ah yang mayoritas tinggal di bagian timur Arab Saudi.  

Pemerintah Arab Saudi melarang untuk mengadakan acara untuk memperingati pembantaian Imam Husein as dan keluarga beserta rombongannya di hari Asyura. Segala bentuk ‘aza dan pembacaan ziarah Asyura di hari Asyura dilarang keras. 

Pada zaman jahiliah, puasa hari Asyura menjadi perhatian. Orang-orang Yahudi berpuasa di hari itu dan mengadakan pesta pora. Hari Asyura disebut sebagai “Hari Raya Kipur”.  

Sementara orang-orang Syi’ah meyakini bahwa hari Asyura adalah hari di mana Bani Umayyah bersenang-senang. Mereka bergembira karena berhasil membunuh cucu Nabi Muhammad saw. Mereka bergembira karena berhasil melecehkan kehormatan Ahlul Bait Nabi as. [Emi Ms]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: